Selasa, 09 Maret 2010

Batik Saudagaran dan Batik Petani

Minat masyarakat luas untuk menggunakan wastra batik sebagai busana melahirkan genre yang disebut “batik saudagaran” dan “batik petani“. Meskipun berasal dari sumber yang sama, yakni batik keraton,batik saudagaran dan batik petani (disebut juga batik pedesaan) tetap menampilkan gaya yang berbeda. Yang pertama merupakan hasil perajin asal desa yang tinggal dikota tempat para saudagar batik,sedangkan yang kedua sebenarnya hasil perajin di desa.

Pola larangan dari dalam tembok keraton bukan hambatan. Malah pola-pola larangan itu mampu menginspirasi untuk dikembangkan menjadi pola-pola baru sesuai selera lingkungan. Pola larangan disiasati sedemikian rupa hingga pola-pola baru dapat dipakai oleh masyarakat luas. Mereka menguba batik keraton dengan isen-isen rumit,mengisi latar dengan cecek atau bentuk isen-isen (Pernik pengisi latar) baru lain,hingga tercipta batik saudagaran yang indah.

Salah satu hasil bentuk dari kreativitas itu antara lain berupa pola sekar jagat (bunga dunia),pola baru yang ibarat bunga rampai dari cuplikan motif-motif kuno,tampil baru dalam selembar wastra batik.

Ribuan motif baru terus lahir hingga zaman ini. Di luar tembok istana pula,sekitar tahun 1850, lahir alat membati bernama canting cap. Perkembangan zaman yang menuntut efisiensi,didukung informasi dan teknologi baru,melahirkan penggunaan zat pewarna kimia atau zat pewarna sintetis di kalangan dunia batik yang kian berkembang menjadi industri. Jenis warna yang awalnya sukar diungkap oleh bahan pewarna alami,kini dimungkinkan dikreasi berkat melimpahnya pasokan zat pewarna sintetis impor.

Batik petani pun berkembang sejalan perkembangan zaman. Bersumber dari pola-pola batik keraton,lahir pola-pola baru pada wastra batik petani dengan stilasi ragam hias bentuk alam. Sebagai contohnya adalah tumbuhan,buah,serangga,burung-burung kecil dan lain-lain. Misalnya pola Buketan. Nyaris di semua daerah di Jawa muncul aktivitas produksi batik petani,yang berkembang di daerah pesisir adalah yang paling banyak mendapat pengaru dari dunia luar. Produknya lantas kita kenal sebagai wastra wastra batik gaya pesisiran

0 comments:

Poskan Komentar